- TFT – LCD (Thin Film Transistor – Liquid Crystal Display) Layar jenis ini hanya menggunakan satu transistor dan lebih menekankan kepada kualitas gambar, tetapi lebih banyak mengkunsunsi listrik, yang artinya boros baterai bila perangkatnya menggunakan baterai.
- IPS – LCD (In-Plane Switching - Liquid Crystal Display) Layar jenis ini menggunakan dua transistor dan lebih menekankan kepada sudut penglihatan yang lebih baik. Efeknya menjadi lebih hemat di konsumsi listrik atau hemat baterai.
- S-LCD (Super-Liquid Crystal Display) Layar jenis ini terkenal dari sisi kecerahan dan kejelasan layarnya yang lebih baik serta sudut pandang yang lebih lebar yang dapat memberikan kontribusi maksimal untuk kualitas media visual.
- OLED (Organic Light Emitting Diode) Layar jenis ini memiliki beberapa keunggulan dibanding LCD, diantaranya lebih tipis, ringan dan sudut pandang yang lebih baik. Namun kelemahan layar jenis ini adalah sulit dilihat bila berada di bawah sinar matahari.
- AMOLED (Active matrix Organic Light Emitting Diode) Layar ini menampilkan sepasang bagian dari layar TFT tradisional dengan layar OLED. Hal ini membuat ponsel memiliki respon yang lebih cepat. Layar ini extra tipis dan tidak membutuhkan back light sehingga mampu mengatur besaran pixel dengan konsumsi daya lebih rendah.
- Super AMOLED Layar jenis ini didesain untuk memperbaiki kinerja AMOLED. Super AMOLED diklaim mampu bekerja lebih baik meskipun berada langsung di bawah sinar matahari. Layar ber-teknologi ini baru digunakan oleh Samsung dengan handphone Galaxy S nya.
- Super AMOLED Plus Varian lain dari jenis AMOLED ini menampilkan layar yang lebih cerah dan lebih hemat energi dibanding Super AMOLED. Serta menghasilkan gambar lebih tajam, lebih detail akibat peningkatan jumlah subpixel.
- Kesimpulan : Pilihlah Hp yang Menggunakan layar TFT LCD dan IPS Karena Umur Layar ini Lebih lama dibanding keluarga OLED karena layar tipe ini cepat burn in, bukan berarti jangan membeli Hp yang menggunakan layar OLED
Thursday, November 28, 2013
jenis dan kualitas layar sentuh pada handphone
Thursday, October 17, 2013
INTEGERASI BASIS DATA
Constraint (batasan) merupakan aturan yang diberikan pada suatu tabel agar data yang dimasukkan terjamin validitasnya. Batasan integritas akan menjaga basis data dari kerusakan yang terjadi secara tidak sengaja dengan memastikan bahwa perubahan yang diperbolehkan tidak mengakibatkan terjadinya inkonsistensi data
jaminan konsistensi data terhadap semua status dibatasi yang diberlakukan terhadap data tersebut, sehingga memberikan jaminan keabsahan data itu sendiri.
Constraints Classification
Transiton Constraint
Keys
Superkey merupakan Sebuah attribute, atau kumpulan attribute yang dapat mengidentifikasi tuple dalam sebuah relasi.
Candidate key Merupakan superkey minimal, sehingga tidak ada subset dari superkey ini yang dapat mengidentifikasi tuple dalam sebuah relasi
Primary key merupakan Candidate key yang dipilih untuk mengidentifikasi tuple secara unik dalam sebuah relasi.
Alternate key merupakan Candidate key yang tidak dipilih menjadi primary key
Foreign key Satu atau lebih attribute dalam sebuah relasi yang match dengan primary key
dari relasi lain yang berhubungan dengannya. (Atau match dengan relasi itusendiri pada recursive relationship)
Sql Support
Assertion digunakan untuk mengekspresikan suatu kondisi basis data sesuai dengan yang kita inginkan. Seperti halnya prosedur, assertion diberikan nama tertentu sehingga bisa dibatalkan apabila ada kondisi tertentu yang menuntut perubahan struktur basis data. Syntax dari definisi assertion adalah sebagai berikut :
create assertion AssertionName check (predicate)
Trigger merupakan pernyataan yang dieksekusi secara otomatis oleh sistem basis data sebagai akibat dari perubahan basis data. Ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi untuk merancang mekanisme trigger, yaitu:
- Menspesifikasikan kapan trigger harus dieksekusi.
- Menspesifikasikan perintah yang akan dilaksanakan ketika trigger dijalankan
jaminan konsistensi data terhadap semua status dibatasi yang diberlakukan terhadap data tersebut, sehingga memberikan jaminan keabsahan data itu sendiri.
Constraints Classification
- tuple constraint
- domain constraint
Transiton Constraint
Keys
Superkey merupakan Sebuah attribute, atau kumpulan attribute yang dapat mengidentifikasi tuple dalam sebuah relasi.
Candidate key Merupakan superkey minimal, sehingga tidak ada subset dari superkey ini yang dapat mengidentifikasi tuple dalam sebuah relasi
Primary key merupakan Candidate key yang dipilih untuk mengidentifikasi tuple secara unik dalam sebuah relasi.
Alternate key merupakan Candidate key yang tidak dipilih menjadi primary key
Foreign key Satu atau lebih attribute dalam sebuah relasi yang match dengan primary key
dari relasi lain yang berhubungan dengannya. (Atau match dengan relasi itusendiri pada recursive relationship)
Sql Support
Assertion digunakan untuk mengekspresikan suatu kondisi basis data sesuai dengan yang kita inginkan. Seperti halnya prosedur, assertion diberikan nama tertentu sehingga bisa dibatalkan apabila ada kondisi tertentu yang menuntut perubahan struktur basis data. Syntax dari definisi assertion adalah sebagai berikut :
create assertion AssertionName check (predicate)
Trigger merupakan pernyataan yang dieksekusi secara otomatis oleh sistem basis data sebagai akibat dari perubahan basis data. Ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi untuk merancang mekanisme trigger, yaitu:
- Menspesifikasikan kapan trigger harus dieksekusi.
- Menspesifikasikan perintah yang akan dilaksanakan ketika trigger dijalankan
Monday, October 7, 2013
Optimasi Query
Optimasi Query merupakan sebuah cara untuk memaksimalkan kinerja akses data atas query yang dibuat. Oleh karena itu perlu sebuah analisa dan pembuktian perintah query mana yang dianggap baik dalam kinerja aksesnya.
Optimasi Perintah SQL
Index pada database digunakan untuk meningkatkan kecepatan akses data. Pada saat query dijalankan, index mencari data dan menentukan nilai ROWID yang membantu menemukan lokasi data secara fisik di disk. Akan tetapi penggunaan index yang tidak tepat, tidak akan meningkatkan unjuk kerja dalam hal ini kecepatan akses data.
Misal digunakan index yang melibatkan tiga buah kolom yang mengurutkan kolom menurut kota, propinsi dan kode pos dari tabel karyawan, sebagai berikut :
CREATE INDEX idx_kota_prop_kodepos
ON karyawan(kota, propinsi, kode_pos)
TABLESPACE INDX;
Kemudian user melakukan query sebagai berikut :
SELECT * FROM karyawan WHERE propinsi=’Jawa Barat’;
Pada saat melakukan query ini, index tidak akan digunakan karena kolom pertama (kota) tidak digunakan dalam klausa WHERE. Jika user sering melakukan query ini, maka kolom index harus diurutkan menurut propinsi. Selain itu, proses pencarian data akan lebih cepat jika data terletak pada block tabel yang berdekatan daripada harus mencari di beberapa datafile yang terletak pada block yang berbeda. Misal pada perintah SQL berikut ini :
SELECT * FROM karyawan
WHERE id BETWEEN 1010 AND 2010;
Query ini akan melakukan “scan” terhadap sedikit data block jika tabel karyawan diatas diurutkan berdasarkan kolom id. Untuk mengurutkan berdasarkan kolom yang berbeda-beda maka tabel disimpan dalam flat file, kemudian tabel diekspor dan diurutkan sesuai kebutuhan. Alternatif yang lain, bisa digunakan perintah untuk membuat tabel lain yang memiliki urutan yang berbeda dari tabel asal, seperti perintah SQL berikut :
CREATE TABLE karyawan_urut
AS SELECT * FROM karyawan
ORDER BY id;
Pada SQL diatas, tabel karyawan_urut berisi data yang sama dengan tabel karyawan hanya datanya terurut berdasarkan kolom id.
Informasi Jalur Akses Query
Bagaimana cara melihat jalur akses yang akan digunakan database saat melakukan query ?. Pada Database Oracle, informasi ini dapat dilihat dengan menggunakan perintah explain plan, yang akan memberi informasi tentang rencana eksekusi dari suatu query.
Faktor lain yang berpengaruh terhadap kecepatan akses data, tidak hanya terletak
pada optimasi perintah SQL, tapi terhadap hal-hal lain yang berpengaruh. Diantaranya
adalah optimasi aplikasi dan penggunaan cluster dan index. Berikut penjelasannya :
- OPTIMASI APLIKASI
Dalam pembuatan aplikasi, yang perlu mendapat perhatian adalah apakah akses
terhadap data sudah efisien. Efisien dalam hal penggunaan obyek yang mendukung
kecepatan akses, seperti index atau cluster. Kemudian juga bagaimana cara database didesain. Apakah desain database sudah melakukan normalisasi data secara tepat.
Kadangkala normalisasi sampai level yang kesekian, tidak menjamin suatu
desain yang efisien. Untuk membuat desain yang lebih tepat, kadang setelah melakukan normalisasi perlu dilakukan denormalisasi. Misalnya tabel yang hubungannya one-toone dan sering diakses bersama lebih baik disatukan dalam satu tabel.
- CLUSTER DAN INDEX
Cluster adalah suatu segment yang menyimpan data dari tabel yang berbeda
dalam suatu struktur fisik disk yang berdekatan. Konfigurasi ini bermanfaat untuk
akses data dari beberapa tabel yang sering di-query. Penggunaan cluster secara tepat
dilaksanakan setelah menganalisa tabel-tabel mana saja yang sering di-query secara
bersamaan menggunaan perintah SQL join. Jika aplikasi sering melakukan query dengan menggunakan suatu kolom yang berada pada klausa WHERE, maka harus digunakan index yang melibatkan kolom tersebut. Penggunaan index yang tepat bergantung pada jenis nilai yang terdapat dalam kolom yang akan diindex. Dalam RDBMS Oracle, index B-Tree digunakan untuk kolom yang mengandung nilai yang cukup bervariasi, sedangkan untuk nilai yang tidak memiliki variasi cukup banyak, lebih baik menggunakan index bitmap.
Optimasi Perintah SQL
Index pada database digunakan untuk meningkatkan kecepatan akses data. Pada saat query dijalankan, index mencari data dan menentukan nilai ROWID yang membantu menemukan lokasi data secara fisik di disk. Akan tetapi penggunaan index yang tidak tepat, tidak akan meningkatkan unjuk kerja dalam hal ini kecepatan akses data.
Misal digunakan index yang melibatkan tiga buah kolom yang mengurutkan kolom menurut kota, propinsi dan kode pos dari tabel karyawan, sebagai berikut :
CREATE INDEX idx_kota_prop_kodepos
ON karyawan(kota, propinsi, kode_pos)
TABLESPACE INDX;
Kemudian user melakukan query sebagai berikut :
SELECT * FROM karyawan WHERE propinsi=’Jawa Barat’;
Pada saat melakukan query ini, index tidak akan digunakan karena kolom pertama (kota) tidak digunakan dalam klausa WHERE. Jika user sering melakukan query ini, maka kolom index harus diurutkan menurut propinsi. Selain itu, proses pencarian data akan lebih cepat jika data terletak pada block tabel yang berdekatan daripada harus mencari di beberapa datafile yang terletak pada block yang berbeda. Misal pada perintah SQL berikut ini :
SELECT * FROM karyawan
WHERE id BETWEEN 1010 AND 2010;
Query ini akan melakukan “scan” terhadap sedikit data block jika tabel karyawan diatas diurutkan berdasarkan kolom id. Untuk mengurutkan berdasarkan kolom yang berbeda-beda maka tabel disimpan dalam flat file, kemudian tabel diekspor dan diurutkan sesuai kebutuhan. Alternatif yang lain, bisa digunakan perintah untuk membuat tabel lain yang memiliki urutan yang berbeda dari tabel asal, seperti perintah SQL berikut :
CREATE TABLE karyawan_urut
AS SELECT * FROM karyawan
ORDER BY id;
Pada SQL diatas, tabel karyawan_urut berisi data yang sama dengan tabel karyawan hanya datanya terurut berdasarkan kolom id.
Informasi Jalur Akses Query
Bagaimana cara melihat jalur akses yang akan digunakan database saat melakukan query ?. Pada Database Oracle, informasi ini dapat dilihat dengan menggunakan perintah explain plan, yang akan memberi informasi tentang rencana eksekusi dari suatu query.
Faktor lain yang berpengaruh terhadap kecepatan akses data, tidak hanya terletak
pada optimasi perintah SQL, tapi terhadap hal-hal lain yang berpengaruh. Diantaranya
adalah optimasi aplikasi dan penggunaan cluster dan index. Berikut penjelasannya :
- OPTIMASI APLIKASI
Dalam pembuatan aplikasi, yang perlu mendapat perhatian adalah apakah akses
terhadap data sudah efisien. Efisien dalam hal penggunaan obyek yang mendukung
kecepatan akses, seperti index atau cluster. Kemudian juga bagaimana cara database didesain. Apakah desain database sudah melakukan normalisasi data secara tepat.
Kadangkala normalisasi sampai level yang kesekian, tidak menjamin suatu
desain yang efisien. Untuk membuat desain yang lebih tepat, kadang setelah melakukan normalisasi perlu dilakukan denormalisasi. Misalnya tabel yang hubungannya one-toone dan sering diakses bersama lebih baik disatukan dalam satu tabel.
- CLUSTER DAN INDEX
Cluster adalah suatu segment yang menyimpan data dari tabel yang berbeda
dalam suatu struktur fisik disk yang berdekatan. Konfigurasi ini bermanfaat untuk
akses data dari beberapa tabel yang sering di-query. Penggunaan cluster secara tepat
dilaksanakan setelah menganalisa tabel-tabel mana saja yang sering di-query secara
bersamaan menggunaan perintah SQL join. Jika aplikasi sering melakukan query dengan menggunakan suatu kolom yang berada pada klausa WHERE, maka harus digunakan index yang melibatkan kolom tersebut. Penggunaan index yang tepat bergantung pada jenis nilai yang terdapat dalam kolom yang akan diindex. Dalam RDBMS Oracle, index B-Tree digunakan untuk kolom yang mengandung nilai yang cukup bervariasi, sedangkan untuk nilai yang tidak memiliki variasi cukup banyak, lebih baik menggunakan index bitmap.
Saturday, April 27, 2013
nilai dalam dunia pendidikan
Nilai dalam dunia pendidikan adalah suatu angka-angka maupun
huruf-huruf sebagai tolak ukur prestasi siswa-siswi, nilai
memiliki sifat normatif, artinya nilai mengandung harapan, cita-cita, dan suatu
keharusan sehingga nilai memiliki sifat ideal, berfungsi sebagai motivasi dan pertahanan guna mendapatkan nilai yang lebih
baik. Dalam catatan para guru biasanya nilai dibagi menjadi beberapa bagian
yaitu nilai keseharian, nilai kesopanan,
nilai ulangan, nilai mid, dan nilai akhir. Dan semua itu di tuangankan pada buku
raport siswa-siswi. dengan adanya nilai dapat diketahui perkempangan siswa siswi sehingga dapat di prediksi kegiatan2 yang akan di lakukan guna meningkatkan kualitas peserta didik dan guru.
Thursday, April 25, 2013
RC SANZUAN GAK BISA JALAN
saya punya rc sanzuan cr-z skala 1:10 udah beberapa minggu saya pakek dari pembelian,minggu-minggu pertama rc berjalan dengan bagus, kenceng doubel powernya jga berfungsi dengan baik, belok kanan dan kiri juga oke.
Tetapi setelah sebulan saya pakek saya remot gak mau jalan belok juga gak mau, alhasil saya bongkar rc sanzuannya,saya liat kondisi pcb tidak ada yang aneh, kabel masih tersambung dengan baik, terpikir apakah udah rusak ya pcb nya, harus dibawa ke service r c nih.
tetapi saya urungkan niat karena kalo service bayarnya cukup mahal, nah timbul ide untuk sercing di mbah google, setelah beberapa jam mencari dapat satu blog tip-triks-elektronik.blogspot.com yang memberi informasi kalo rc gak mau jalan jangan memfonis rc nya rusak harus dicek dulu.
nah setelah itu saya cek remot masih berfungsi dengan menyalakan remot dan memfoto dengan kamera ternyata remot masih berfungsi, setelah itu ada saran untuk membersihkan konektor soket penghubung rc dengan batrey,ah setelah saya bersihkan semuanya dan saya coba menjalankannya, ternyata rc berjalan dengan baik. wah kalo jadi ketempat service an mungkin aja keluar uang banyak. Terima kasih
Tetapi setelah sebulan saya pakek saya remot gak mau jalan belok juga gak mau, alhasil saya bongkar rc sanzuannya,saya liat kondisi pcb tidak ada yang aneh, kabel masih tersambung dengan baik, terpikir apakah udah rusak ya pcb nya, harus dibawa ke service r c nih.
tetapi saya urungkan niat karena kalo service bayarnya cukup mahal, nah timbul ide untuk sercing di mbah google, setelah beberapa jam mencari dapat satu blog tip-triks-elektronik.blogspot.com yang memberi informasi kalo rc gak mau jalan jangan memfonis rc nya rusak harus dicek dulu.
nah setelah itu saya cek remot masih berfungsi dengan menyalakan remot dan memfoto dengan kamera ternyata remot masih berfungsi, setelah itu ada saran untuk membersihkan konektor soket penghubung rc dengan batrey,ah setelah saya bersihkan semuanya dan saya coba menjalankannya, ternyata rc berjalan dengan baik. wah kalo jadi ketempat service an mungkin aja keluar uang banyak. Terima kasih
Sunday, February 10, 2013
upgrade symbian belle nokia 500
Sedikit informasi untuk kawan2, bagaimana mengupgrade OS Nokia 500(Symbian Anna) menjadi Symbian Belle
pertama-tama untuk melakukan upgrade symbian belle di nokia 500 yang anda perlukan :
- nokia 500
- Usb
- laptop atau komputer
- koneksi(jaringan), bisa modem wifi atau diwarnet terdekat
pastikan seting usb di nokia 500 adalah Nokia Ovi Suite
mula-mula lakukan koneksi internet, lalu hubungkan nokia 500 dengan laptop melalui kabel Usb, ketika sudah terhubung biarkan laptop mengistal aplikasi Nokia Suite 3.5.34 atau yang compatible sama nokia 500 anda. setelah instalasi selesai akan muncul aplikasi Nokia Suite dengan sendiri seperti gambar dibawah ini
Setelah itu lakukan login masuk
klik Tulisan Masuk pada bagian kanan atas
isi dengan Nokia Account anda!!!
jika belum punya silahkan klik "belum terdaftar"
jika lupa kata sandi silahkan klik "lupa sandi"
setelah anda memasukan account anda
klik icon pembaruan perangkat lunak, seperti gambar diatas
perhatikan tulisan disamping gambar ponsel jika tersedia pembaruan perangkat lunak versi 111.020.0059.(Symbian Belle)
lalu klik instal dan lanjutkan instruksi selanjutnya.
semoga dapat bermanfaat
pertama-tama untuk melakukan upgrade symbian belle di nokia 500 yang anda perlukan :
- nokia 500
- Usb
- laptop atau komputer
- koneksi(jaringan), bisa modem wifi atau diwarnet terdekat
pastikan seting usb di nokia 500 adalah Nokia Ovi Suite
mula-mula lakukan koneksi internet, lalu hubungkan nokia 500 dengan laptop melalui kabel Usb, ketika sudah terhubung biarkan laptop mengistal aplikasi Nokia Suite 3.5.34 atau yang compatible sama nokia 500 anda. setelah instalasi selesai akan muncul aplikasi Nokia Suite dengan sendiri seperti gambar dibawah ini
Setelah itu lakukan login masuk
isi dengan Nokia Account anda!!!
jika belum punya silahkan klik "belum terdaftar"
jika lupa kata sandi silahkan klik "lupa sandi"
setelah anda memasukan account anda
klik icon pembaruan perangkat lunak, seperti gambar diatas
perhatikan tulisan disamping gambar ponsel jika tersedia pembaruan perangkat lunak versi 111.020.0059.(Symbian Belle)
lalu klik instal dan lanjutkan instruksi selanjutnya.
semoga dapat bermanfaat
Subscribe to:
Posts (Atom)






